Loading...
Showing posts with label Berita Islam. Show all posts
Showing posts with label Berita Islam. Show all posts

Wednesday, November 30, 2016

Yang Setuju Like & Share 'Tuntut Ahok Dipenjara' Alumni IPB Siap Turun Lagi di Aksi Bela Islam 212 Desember besok III

Para alumnus Institut Pertanian Bogor (IPB) yang terhimpun dalam sejumlah wadah, kembali akan ambil bagian bersama berbagai elemen bangsa yang lain dalam Aksi Bela Islam 3 pada Jumat, 2 Desember 2016, di Ibukota.

“Ya, kami akan turun ke Ibukota pada aksi 2 Desember 2016. Ada yang ikut longmarch Bogor-jakarta, berkendara secara berkelompok maupun masing-masing, ungkap Farhat Umar,” koordinator KA-LDK, Rabu (30/11).

Mereka tergabung dalam Keluarga Alumni Lembaga Dakwah Kampus (KA-LDK), Forum Silaturahmi Alumni BKIM (Badan Kerohanian Islam Mahasiswa) IPB, dan Forum Alumni Muslim (FAM) IPB.



Farhat Umar yang alumnus Fakultas Teknologi Pertanian IPB menegaskan, Aksi Bela Islam 3 ini murni gerakan menuntut penegakan hukum yang adil atas penistaan agama (blasphemy) oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, gubernur DKI jakarta non-aktif.

KA-LDK merupakan komunitas yang menghimpun alumni aktivis LDK dari sejumlah perguruan tinggi seperti IPB, Universitas Airlangga, Brawijaya, Universitas Indonesia, Universitas Nasional Sebelas Maret, Universitas Nasional Jakarta, Universitas Tadulako, dan sebagainya.

“Gerakan kita fokus pada tuntutan penegakan hukum yang memenuhi rasa keadilan publik. Tidak ada pretensinya dengan soal pilkada maupun maker kudeta,” tandas dekan fakultas teknik di salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di ibukota ini.

FAM IPB yang dilahirkan dari grup facebooker Ikatan Alumni IPB, dalam pernyataan sikapnya mengatakan, lembaga penegak hukum jangan kalah melawan tekanan tekanan politik dari para pendukung Ahok.

“Setelah berkas perkara Ahok dinyatakan lengkap atau P21, Kejaksaan Agung jangan mengulur-ulur proses hukum atas diri Ahok,” tandas Koordinator FAM IPB, Fadlan Irsyad, Rabu (30/11).

Adian Husaini yang berhimpun dalam komunitas Whatsapp Group FSA-BKIM IPB bersama tokoh-tokoh seperti Prof Didin Hafidhuddin, AM Saefuddin, dan Prof Aziz Darwis, mengatakan akan turun bersama keluarganya. “Saya sekeluarga akan bergabung dalam Aksi Bela Islam 3 di Jakarta,” ujar Alumnus Fakultas Kedokteran Hewan IPB angkatan 21 ini.

Alumnus Fakultas Perikanan angkatan 21 ini menuturkan, Kejagung selaku penuntut umum mempunyai kewenangan untuk melakukan penanahan terhadap gubernur DKI Jakarta non-aktif itu guna memudahkan dan memperlancar proses persidangan.

Hal itu sesuai ketentuan Pasal 20 KUHAP, bahwa untuk kepentingan penuntutan, JPU (jaksa Penuntut Umum) diberi wewenang untuk melakukan penahanan terhadap tersangka.

Sebagai ekspresi keimanan, Adian menyeru publik untuk terus mengawal ketat proses hukum atas penista agama.

“Persidangan-persidangan Ahok nanti harus kita kawal juga dengan Aksi Bela Islam, agar pengadilan benar-benar berlangsung adil,

Sunday, November 13, 2016

Bila gadis selfie aja bnyk yg Share!! Berapa Share kah utk bapak ni?? Meski kekurangan fisik bpk ini tak pernah meninggalkan sholat.Subhanallah

Bila gadis selfie aja bnyk yg Share!! Berapa Share kah utk bapak ni?? Meski kekurangan fisik bpk ini tak pernah meninggalkan sholat.Subhanallah

Ada banyak nikmat yang  Allah Subhanahu wa Ta’ala berikan kepada hamba-hambaNya. Sehingga bila kita cermati, dalam 24 jam tersebut tak lepas dari nikmat pemberian Allah. Namun sudahkah kita coba merenungkan atas nikmat yang telah diberikan tersebut.

Bila gadis selfie aja bnyk yg Share!! Berapa Share kah utk bapak ni?? Meski kekurangan fisik bpk ini tak pernah meninggalkan sholat.Subhanallah


Bila kita coba renungi, maka ada banyak nikmat yang Allah berikan kepada kita, seperti nikmat sehat sehingga kita bisa menggerakkan anggota badan kita untuk beraktivitas, ada nikmat harta sehingga kita bisa mencukupi semua kebutuhan hidup kita sehari-hari, belum lagi nikmat terbesar yang Allah berikan yaitu nikmat Iman dan Islam, dan bila kita hitung-hitung, pasti kita tidak bisa akan menghitung atas nikmat yang Allah berikan tersebut, hal ini sebagaimana telah Allah Ta’ala jelaskan dalam firmanNya:

وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا إِنَّ اللَّهَ لَغَفُورٌ رَحِيمٌ

“Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Qs. An Nahl: 18)

Lantas sudahkah kita bersyukur atas nikmat tersebut? Atau justru kita telah mengkufuri nikmat tersebut? Jika memang bersyukur, apakah diri ini sudah tergolong hamba yang mensyukuri nikmat-nikmat tersebut?

Padahal Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memerintahkan hambaNya untuk senantiasa bersyukur atas nikmat yang diberikan, sebagaiman Allah Ta’ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ وَاشْكُرُوا لِلَّهِ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepada kalian dan bersyukurlah kepada Allah jika benar-benar kepada-Nya kalian menyembah.” [QS Al Baqarah: 172]

Di dalam ayat yang lain, Allah ta’ala berfirman:

إِنَّ الَّذِينَ تَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ لَا يَمْلِكُونَ لَكُمْ رِزْقًا فَابْتَغُوا عِنْدَ اللَّهِ الرِّزْقَ وَاعْبُدُوهُ وَاشْكُرُوا لَهُ إِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

“Sesungguhnya yang kalian sembah selain Allah itu tidak mampu memberikan rezki kepada kalian. Maka mintalah rezki itu di sisi Allah, sembahlah Dia, dan bersyukurlah kepada-Nya. Hanya kepada-Nyalah kalian akan dikembalikan.” [QS Al ‘Ankabut: 17]

Cara Mensyukuri Nikmat Allah Dalam Kehidupan Sehari-Hari adalah dengan melaksanakan ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala yaitu menjalankan segala perintah-Nya dan meninggalkan segala larangan-Nya.

Ketahuilah bahwasannnya Allah mencintai orang-orang yang bersyukur. Hamba yang bersyukur merupakan hamba yang dicintai oleh Allah Ta’ala. Bersyukur tidak cukup hanya dengan ucapan Hamdallah saja, seorang hamba dapat dikatakan bersyukur apabila memenuhi tiga hal, sebagaimana yang disebutkan oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin rahimahullah di dalam kitab Al Qaulul Mufid (1/268), yaitu:

Bersyukur dengan hati
Bentuk bersyukur dengan hati adalah dengan meyakini dan mengakui bahwa segala nikmat tersebut adalah semata-mata berasal dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, adapun peran manusia hanyalah sebagai perantara sehingga semua yang terjadi adalah atas izin Allah Ta’ala.

وَمَا بِكُمْ مِنْ نِعْمَةٍ فَمِنَ اللَّهِ

“Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya)”. (Qs. An Nahl: 53)

Bersyukur dengan lisan
Hamba yang bersyukur, maka lisannya akan senantiasa digunakan untuk berdzikir, mengucapkan Alhamdulillah sebagai bentuk pujian atas nikmat Allah yang diberikan, membicarakan kepada orang lain tentang nikmat yang Allah berikan kepadanya adalah sebagai bentuk rasa syukur juga dan pengakuan kepada Allah, bukan dengan tujuan untuk membanggakan diri dan menimbulkan rasa iri kepada orang lain.

Allah ta’ala berfirman:

وَأَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ

“dan terhadap nikmat Rabbmu, maka hendaklah kamu siarkan.” [QS Adh Dhuha: 11]

Bersyukur dengan anggota tubuh
Bersyukur dengan anggota tubuh artinya menggunakannya untuk melaksanakan berbagai ketaatan kepada Allah ta’ala dan tidak digunakan untuk kemaksiatan. Matanya ia gunakan untuk memandang hal-hal yang baik, pendengarannya ia gunakan untuk mendengar sesuatu yang bermanfaat, dan anggota badannya ia gunakan untuk beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, melaksanakan perkara-perkara yang telah diwajibkan Allah dan menjaga sunnah-sunnah Rasulullah. Semua fasilitas yang telah Allah berikan ia gunakan untuk ketaatan, menggunakan semua nikmat tersebut untuk beramal shalih beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala semata.

Kita berharap dan berdoa semoga kita termasuk hambaNya yang senantiasa pandai bersyukur dan terhindar dari kufur nikmat, Aamiin.

Friday, November 11, 2016

ASTAGFIRULLAH : Wajib Kamu SHARE, Jangan Memaksakan diri untuk Menikah dengan Wanita yang Hobinya Seperti ini !!!

menikah bukanlah perkara sehari dua hari, sebulan dua bulan, pernikahan bisa jadi perkara yang menyebabkan kita masuk surga atau justru terpelanting ke neraka.

untuk laki-laki, jangan hanya memikirkan wajah cantik atau pintar masak saja sebagai kriteria seorang istri, perhatikan apakah calon istrimu memiliki 5 hobi berikut, kalau iya, sebaiknya pikir ulang untuk menikahinya:

ASTAGFIRULLAH : Wajib Kamu SHARE, Jangan Memaksakan diri untuk Menikah dengan Wanita yang Hobinya Seperti ini !!!

1. HobiNya Selalu berbohong


Aduuh... Kok bisa sih berbohong menjadi hobi? Nyatanya, ada loh wanita yang gemar mengucapkan hal yang tidak jujur. Ada yang karena sudah jadi kebiasaan, demi pencitraan, atau memang karakternya psikopat.

Cari tahu tentang karakter bohong ini dari orang-orang terdekatnya. Karena berkata dusta merupakan ciri-ciri munafik. Maka sebaiknya tidak menikahi wanita dengan hobi bohong ini.

2. Hobi Suka pamer aurat ke Public Sosmed


Wanita yang hobi pakai baju serba terbuka, serba tipis, atau serba ketat, sebaiknya tidak dijadikan istri, kalau memang niatnya ingin membangun keluarga yang sakinah mawaddah warahmah loh.

Maka, cek lah akun sosial medianya. Karena banyak wanita berhijab sekalipun yang ternyata cuek buka-bukaan aurat di sosmednya.


Bayangkan... apa yang seharusnya menjadi hak Anda seorang sebagai suaminya, nyatanya bisa dinikmati oleh seluruh pria sedunia. Nikahilah ia jika memang mau bertaubat dan memperbaiki diri. Jika ia tetap memelihara hobi pamer auratnya, lebih baik jangan dinikahi. Allah saja berani ia langgar aturannya, apalagi makhluk.

3. Hobinya Shoping dan Boros masalah Keuangan


Bukan sekadar hobi belanja yaa, kalau hobi belanja tapi barang belanjanya tidak berlebihan, masih tidak masalah. Yang masalah adalah kalau hobi boros menghamburkan uang untuk sesuatu yang tidak penting.

Coba saja cek, ada berapa pasang sepatu koleksiannya, berapa banyak tas yang ia miliki, kalau jumlahnya di atas 10, dan itu semua ia beli sendiri bukan hadiah orang lain, atau bukan barang jualan, bisa terlihat kalau ia wanita yang boros.

Mohon maaf, berapa banyak sih kebutuhan sepatu dan tas yang kita benar-benar perlukan? Tas kantor, tas jalan-jalan, tas kondangan, masih okelah yaa, tapi kalau tas kondangan ada 7, tas kantor ada 6, tas jalan-jalan ada 9. Tidakkah hal tersebut bisa dinyatakan berlebihan? Itu baru tas, belum sepatu, belum baju, belum peralatan make up.

Jika Anda menikahi wanita seperti ini, harus persiapkan banyak dana untuk menambah jumlah koleksinya. Atau, siap-siap digugat cerai.


4. Hobi suka bertengkar sama Orang lain dan Keluarganya


Dengan si A dia ribut gara-gara bisnis, dengan si B dia perang sosmed gara-gara organisasi, dengan si C dia berantem gara-gara makanan. Dengan si D dia bertengkar gara-gara beda pilihan gurbenur. Yaa ampuun... Rumah tangga penuh sengketa yang akan tercipta.

Lihat baik-baik karakter wanita pembuat sengketa, biasanya perkataannya tajam dan tidak disukai oleh orang di sekitarnya.


5. Hobi Doyan BerHutang kepada siapa saja


Tagihan kartu kredit, cicilan tas mewah, utang teman kantor dan keluarga. Perhatikan utangnya dipakai untuk barang konsumtif atau apa?

Sekalipun harta Anda banyak, pikir ribuan kali jika ingin menikahi wanita hobi berutang.

Logikanya, jika saat gaji 5 juta ia berani berutang 20 juta, apalagi kalau ia punya uang 1 M. Bisa jadi ia ajan berutang puluhan Milyar karena berutang sudah jadi karakternya.

Demikianlah, untuk para wanita semoga tulisan ini bisa jadi bahan introspeksi.

Wednesday, November 9, 2016

ASTAGFIRULLAH Ketahuilah : Alquran Sangat Melarang Merebut Suami Atau Istri Orang, Ini Akibatnya

Merebut pasangan muhrim orang lain apalagi itu kalangan dekat, sama halnya dengan merampas sesuatu yang bukan haknya sehingga sangat menyakit korbannya.

ASTAGFIRULLAH Ketahuilah : Alquran Sangat Melarang Merebut Suami Atau Istri Orang, Ini Akibatnya

 perempuan merebut suami orang atau sebaliknya seorang pria merebut istri orang lain, terlebih mereka dalam lingkaran kekerabatan atau sahabat sehingga ada pihak yang menderita.

 perempuan merebut suami orang atau sebaliknya seorang pria merebut istri orang lain, terlebih mereka dalam li“Dalam Islam memang tidak ada istilah karma tetapi dikenal dengan doktrin sebab akibat, pelaku kejahatan akan mendapat siksa atas dosanya yang berbuat baik akan mendapat pahala,”


ujar pengamat Hukum Islam di Banjarmasin, Hj Mariani MHI, kepada BPost Online.


Ancaman dosa ini dari sebab akibat ini diabadikan Alquran dalam Surah Ar Rum ayat 41, As Sajadah ayat 21 dan An Nahl ayat 61.

Tiga surah tersebut, menurut pegawai Kemenag Kalsel ini, mengingatkan setiap ornag bertanggung jawab atau memikul akibat dari segala perbuatannya.

“Tentu saja termasuk dalam kasus mengambil istri atau suamiorang lain sehingga pihak korban menderita,” ujarnya.

Dosa sebab akibat ini yang sering juga diterjemahkan sebagai qisas ini, pasti akan dialami mereka yang sudah melakukan siksaan kepada orang lain.

Bahkan bisa sejak di dunia hingga sampai ke akhirat.

TOLONG JANGAN ABAIKAN SETELAH MEMBACA ARTIKEL INI, BAGIKAN KEPADA TEMAN ANDA DI MEDIA SOSIAL SEMOGA ANDA MEMPEROLEH PAHALA KEBAIKAN AMIIN

" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. " (HR. Muslim)gkaran kekerabatan atau sahabat sehingga ada pihak yang menderita.

Tuesday, November 8, 2016

MasyaAllah Sangat Terharu Lihatnya "Tidak punya tangan dan kaki tapi sholatnya selalu berjamaah di Masjid"

Kisah inspiratif yang kami angkat ini semoga menyadarkan kita semua yang bertubuh sehat, lengkap, serta sempurna, agar selalu bersyukur, berusaha, dan selalu menunaikan ibadah-ibadah kita sebagai muslim yang telah diperintahkan oleh Allah SWT.

Berikut kisah inspiratif tersebut yang kami angkat dari akun facebook Jamil Azzaini ...

Saat bertamu ke rumah ust Yusuf Mansur saya bertemu dgn lelaki yg tidak

punya tangan dan kaki. Ia selalu sholat berjamaah di masjid. Saat mencari shaft sholat ia menggelindingkan tubuhnya karena tdk bisa berjalan. Sholatnya sambil berbaring. Saya sempat menggendong lelaki berusua 17 tahun ini. Allahu Akbar..

MasyaAllah Sangat Terharu Lihatnya "Tidak punya tangan dan kaki tapi sholatnya selalu berjamaah di Masjid"


Berdasarkan comment yang ada pada status tersebut, ternyata nama pria tersebut adalah Muhammad Wahyono.

Lalu, kamu bagaimana apakah sudah menjalankan Tugas Allah Untuk Sholat berjamaah di Masjid??

Muslim dan muslimah yang dianugerahkan Allah kesehatan, anggota tubuh yang lengkap, serta sempurna?

 Apakah kita sudah menunaikan Shalat hari ini? Apakah kita selalu berjama'ah di mesjid?

Masya Allah Pengemis di Jakarta, Kakek Asal Padang ini MeRaup Uang sebanyak Rp 90 Juta dalam waktu Sebulan

JAKARTA - Suku Dinas (Sudin) Sosial Jakarta Selatan mengamankan seorang kakek berinisial MK, Selasa (11/10). Pria 64 tahun itu ‎diamankan saat tengah mengemis di bawah fly over Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Kasudin Dinsos Jakarta Selatan, Mursidin mengungkapkan, pihaknya mulanya menggelar operasi penertiban rutin terhadap pengemis di Jakarta Selatan. Dalam operasi itu, petugas Sudin Dinsos Jaksel melihat MK di bahwa fly over Kebayoran Lama Jakarta Selatan

Masya Allah Pengemis di Jakarta, Kakek Asal Padang ini MeRaup Uang sebanyak Rp 90 Juta dalam waktu Sebulan

Masya Allah Pengemis di Jakarta, Kakek Asal Padang ini MeRaup Uang sebanyak Rp 90 Juta dalam waktu Sebulan


"Saat ditangkap, petugas menemukan uang yang banyak dari MK. Petugas kemudian menanyai status uang tersebut," katanya.

Dalam penggeledahan, petugas Sudin Sosial Jaksel menemukan uang tunai dalam bentuk pecahan Rp 100 hingga Rp 100 ribu.‎ Selanjutnya, MK diangkut ke kantor Sudin Sosial Jakarta Selatan untuk diperiksa.

Mursidin menambahkan, MK berhasil mengumpulkan uang Rp 90 juta selama enam tahun mengemis. Targetnya ternyata mengemis hingga mengumpulkan Rp 150 juta.

“Dia menargetkan uang sebanyak 150 juta jadi masih kurang 60 juta lagi untuk dibawa pulang ke daerah asalnya di Padang, Sumatera Barat," terang Mursidi.(mg4/jpnn)‎

Monday, November 7, 2016

8 Dosa Penyebab Sulit Mendapat Jodoh, No 2 Mungkin Sering Kita Lakukan !! | Aisvg

Jodoh merupakan ketetapan Allah SWT dan menjadi rahasia tanpa seorang pun mengetahuinya secara pasti. Terkadang ada yang sudah menjalani hubungan lama, tiba-tiba kandas karena alasan sepele. Sementara dua orang yang terpisah jauh, kemudian menjadi suami istri tanpa diduga sebelumnya.

Tingkat kesulitan manusia dalam mendapatkan jodoh berbeda-beda. Ada yang dimudahkan, ada pula yang hingga kini tak kunjung menemukan pasangan hidupnya. Padahal usianya sudah memasuki umur yang matang dan siap menjalani rumah tangga.

Jika jodoh adalah urusan Allah, maka tidak kunjung dapat jodoh juga disebabkan karena Allah. Hal ini biasanya terjadi karena dosa yang dilakukan pribadi manusia. Dosa-dosa ini tanpa sadar menutup rezeki mereka untuk mendapatkan pasangan hidup. Berikut ini rangkuman dosa yang dapat menghalangi jodoh.


1. Syirik

Syirik merupakan perbuatan menyekutukan Allah SWT dengan selain-Nya. Terkadang usaha kita dalam mendapatkan jodoh justru mengarah ke arah syirik yang semakin membuat jodoh menjauh. Misalnya saja menginginkan jodoh dengan datang ke dukun, tukang ramal, atau memakai jimat-jimat atau bacaan menyesatkan.

Periksalah bagaimana kualitas kita selama ini dalam menjalankan hubungan dengan Allah. Misalnya salat yang masih bolong-bolong, atau bermalas-malasan mengerjakan salat. Tidak heran jika Allah juga membalas umatnya dengan melambatkan jodohnya juga.

Maka dari itu, untuk mendapatkan jodoh maka harus memperbaiki   hubungan dengan sang pemberi jodoh, Allah SWT,  setelah itu baru berikhtiar mencari hubungan perjodohan.

“Janganlah sekali-kali kamu diperdayakan dunia & diperdayakan para penipu yang mengatasnamakan Allah” (QS 31:33)

Jika pun mereka di datangkan jodoh, maka biasanya akan dipertemukan dengan mereka yang syirik juga. Bisa saja anda mendapat jodoh, namun justru membuat hidup anda tidak tentram & tidak berkah. Pasalnya akan berlaku hukum keseimbangan Allah dalam perjodohan, dimana laki-laki dan perempuan harus memiliki nilai yang sama di mata Allah SWT.

“….musyrik laki2 berjodoh dengan musyrik perempuan, laki2 yang berperilaku buruk dengan perempuan yang berperilaku buruk juga.” ( QS 24:3&26)

2. Jarang Shalat dan Melalaikan Shalat

Salat merupakan gerbang menuju Allah SWT. Ini adalah perintah wajib yang harus dijalankan umat Islam tanpa ada alasan untuk meninggalkannya. Jarang salat artinya Allah juga tidak cepat dalam merespon doa manusia terhadap jodoh.


Hal ini juga berlaku bagi mereka yang salat namun kerap menunda-nunda hingga masuk waktu akhir. Karena urusan dunia, biasanya manusia lupa untuk menunaikan ibadah wajib yang satu ini. Sehingga Allah juga tidak akan memprioritaskan mereka yang telah melalaikan-Nya.


“Maka kecelakaanlah bagi orang2 yang shalat (yaitu) orang2 yang lalai dari shalatnya.” (QS 107:4-5)


3. Berzina

Berzina merupakan perbuatan keji yang sangat dibenci Allah. Bahkan dalam sebuah riwayat menceritakan kisah Nabi Musa yang menolak wanita yang bertobat karena telah melakukan dosa zina. Hal ini menandakan bahwa perbuatan zina sangat merusak hubungan manusia dengan Allah, termasuk untuk urusan jodoh.

Jujurlah pada diri, apakah anda pernah melakukan perbuatan tersebut? Jika iya bersegeralah taubat nasuha karena Allah SWT selalu memberikan ampunan kepada hamba-hambanya. Karena siapa yang melakukan hal demikian, mereka akan mendapatkan balasan langsung di dunia salah satunya dijauhkan dari jodohnya.


4. Dosa kepada Orang Tua

Orang tua merupakan perwakilan Allah SWT di dunia. Keridhaan mereka akan menjadi ridha Allah, sehingga jika kita melakukan dosa terhadap orang tua, maka Allah akan menutup sumber rezeki kita termasuk urusan jodoh.

Perlu diketahui bahwa berkata “ah” saja kepada orang tua sudah membuat Allah marah, apalagi jika melakukan dosa lebih dari itu.  Hal ini termasuk doa besar yang menjauhkan rahmat Allah termasuk jodoh. 

Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ah dan janganlah kamu membentak mereka, ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. (QS. 17:23).

5. Hubungan Silaturahmi yang Putus

Bagi anda yang sulit jodoh, ada baiknya anda memeriksa hubungan anda dengan kerabat. Pasalnya salah satu penjauh rahmat adalah putusnya tali silaturahmi antar sesama kerabat.

“Sesungguhnya orang2 mukmin itu bersaudara. Karena itu peliharalah persaudaraan dan peliharalah diri anda dihadapan Allah supaya kamu mendapat rahmat”. (QS.49:10)


6. Bergunjing dan Mengadu Domba

Ternyata aktivitas yang kerap dilakukan ini menjauhkan manusia dari jodoh, Ya menggunjing juga mengakibatkan sesoorang dijauhkan dari jodohnya. Apalagi jika sudah mengarah kepada adu domba yang berujung pada fitnah. 

“Hai orang2 yang beriman, jauhilah kebanyakan kecurigaan, karena sebagian dari kecurigaan itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentu kamu merasa jijik kepadanya.” (QS 49:12)

7. Makan Rezeki yang Haram

Perkara haram juga dapat menjauhkan jodoh. Jika saat ini masih sulit jodoh, maka periksalah rezeki yang kita makan. Apakah sudah dicari dengan jalan halal, atau masih haram. Jika pun sudah halal, sudah kah kita menunaikan untuk mengeluarkan zakat. Karena sebenarnya, dalam harta kita terdapat hak-hak orang lain yang harus kita keluarkan.


8. Kikir

Salah satu cara mendapatkan jodoh adalah dengan memperbanyak sedekah. Jadi sebenarnya, jika kita tidak bersedekah, maka akan menghambat rahmat Allah yang lain. Salah satunya adalah jodoh. Banyak kisah-kisah tentang orang-orang yang menjemput jodoh dengan sedekah ini.

Sunday, November 6, 2016

Yang Share Ini Semoga Semua Dilimpahkan Rezekinya seperti pada Gambar Ini AMIN Ya RObbal Alamin


Semoga kita semua Diberikan Kemudahan dan diberi kelancaran Rezekinya seperti Gambar Ini Amin Ya Robbal Alamin



Astaqfirulllah, Kebangetan!!! Anak Cucu Tak Bisa Ngaji, Kuburan Orang Tua Di Pasangi Ini Oleh Mereka!!

Baru-baru ini sebuah foto menjadi viral di laman media sosial Facebook. Pasalnya foto tersebut memperlihatkan sebuah kuburan yang dipasangi pemutar suara (Mp3) Murottal Al Qur'an bertenaga sinar matahari.

Foto yang diunggah di laman sosial media Facebook pada hari Sabtu (18/06/2016) tersebut menuai banyak komentar dari berbagai netizen.

Pengunggah gambar menjelaskan bahwa peralatan Mp3 tersebut memang sengaja dipasang oleh ahli warisnya agar lantunan kitab suci Al Qur'an bisa



diperdengarkan untuk orangtuanya yang telah lama meninggal. karena harap dimaklumi, ahli warisnya tak ada yang bisa mengaji.


“Di kuburan ortunya dipasang mp3 tenaga surya untuk memutar MP3 Al Qur'an.. Hmmm. Hukume piye ki pak ustadz..??” tulis Akun tersebut.

Berbagai komentar yang mendukung dan mencibirnya pun bermunculan. Salah satu yang mendukungnya ditulis oleh akun Komarudin Nanang yang berkata, “Ya selama niat ngaji, ganjarannya untuk almarhum tetap baik.”


“Tiga amalan yang tidak putus.. Ilmu yang bermamfaat. Sedekah jariyah. Dan anak yang saleh.. Mau pakai mp3 atau speaker kalau niatnya untuk orang tua ya tetep aja bisa diterima, Apa perlu dijelaskan lebih detail..” tulis akun Budi Harjono.

Sementara itu akun Lutfi Hasan mengatakan: “Mp3 nya pas eror, langsung muter. Bang dangdutan yukkk... wadduhh bisa goyang itu yang dibawah, digoyang malaikat. Q tertarik ama yang bilang kalau ahli warisnya si mp3 ndak apa2 mungkin so si anak gagal menjadi ahli waris, emang mau ??”

“Kalau pakai mp3 itu jelas gak baik lah, kalau emang gk bisa baca qur'an kan bs belajar dulu” kata akun Febrina.

Bagaimana menurut pendapat Anda?

Friday, November 4, 2016

Metro TV Di Usir Oleh Aksi Bela Islam anggota FPI Karena Selama Ini Di Anggap Tidak Kredibel Dan Selalu Menjelekkan Umat Islam

Orasi yang yang disampaikan di Mesjid Agung Sumatera Utara, harus ditelan pahit oleh Media TV nasional swasta, Metro TV.

Pasalnya, begitu orator menggelar aksi, media yang sudah stand by di lokasi sejak pagi itu tiba-tiba diusir. “Metro TV usir ya, karena beritanya tidak kredibel. Berita – beritanya tidak objektif,” teriak orator aksi, di Masjid Agung Medan, Jalan Diponegoro, Medan, Jum’at (4/11/2016). 

Metro TV Di Usir Oleh  Aksi Bela Islam anggota FPI Karena Selama Ini Di Anggap Tidak Kredibel Dan Selalu Menjelekkan Umat Islam

Lihat Selengkap Videonya disini : 


Massa langsung menyerbu

mobil Metro TV, dan langsung mengusir paksa Mobil Media peliputan Metro TV. “Metro Tv tolong usir, Metro Tv tolong usir,” teriak orator melalui pengeras suara. 

Dibantu oleh petugas kepolisian, mobil beserta awak media Metro TV pun harus angkat kaki dari Masjid Agung Sumatera Utara.

Sumber dari : http://regional.kini.co.id/2016/11/04/2653/media-metro-tv-diusir-dari-mesjid-agung-medan

Video Detik detik MetroTV diusir dari halaman Mesjid Agung karena selama ini di Anggap tidak kredibel dan lebih merupakan wakil pembohongan dan menjelekkan Islam.
Allahu Akbar!


Thursday, November 3, 2016

Live Streaming 4 November 2016 yang di tayang langsung di Situs Blog kami Tolong di SHARE

Massa demo 4 november dari berbagai elemen telah bersiap-siap di sekitar bundaran Patung Kuda Indosat. Setiap kelompok demonstran membawa bendera merah putih yang mereka kibar-kibarkan.

Pantauan detikcom di Bundaran Patung Kuda Indosat, Jakarta Pusat, Jumat (4/11/2016). Massa demonstran yang terdiri dari buruh, mahasiswa, GNPF-MUI, dan elemen lainnya berkumpul di dekat Monas.

Mereka mengibar-kibarkan bendera merah putih, ada juga yang membawa bendera masing-masing elemen, dan bendera bertulis Lailahaillallah. Mereka juga terus meneriakkan Allahuakbar.

Saat ini Jl Medan merdeka Selatan tertutup massa. Mereka berbaris rapih menunggu komando. Sebagian massa dari mahasiswa sudah bergerak menuju Istana Merdeka. 

Sementara itu pasukan Sabhara dari Polda Metrojaya di sekitar demonstran. Ada juga artis Peggy Melati Sukma yang ikut sibuk di tengah demonstran.

"Saya membawa logistik untuk dibagikan kepada massa,



LIHAT VIDEO STREAMING DIBAWAH INI



Wednesday, November 2, 2016

Yang Setuju Like dan share Buat Kamu yang tidak Ikutan DEMO di tanggal 4 November 2016

Aksi Bela Islam jilid II yang akan digelar tanggal 4 November besok ‎bukan didalangi oleh Ketua Umum Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ataupun partainya, Demokrat.

Begitu kata Sekretaris Jenderal Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (Prodem) ‎Satyo Purwanto, Rabu (2/11/2016).

Menurutnya, yang sejatinya menjadi dalang ribuan massa menggeruduk Istana Negara nanti adalah Gubernur DKI Jakarta (nonaktif) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Saya rasa bukan SBY, tapi Ahok sendiri,” ujarnya.

Dijelaskan pria yang akrab disapa Komeng ini bahwa aksi 4 November tidak akan terjadi jika Ahok bisa menjaga mulutnya, sehingga insiden pernyataan negatif yang menyinggung umat Islam tidak terjadi di Kepulauan Seribu.

“Ya kan ini karena Ahok ngomong soal Al Maidah 51 di Kepulauan Seribu yang memicu aksi 4 November,” pungkasnya.


Astaghfirullah! Inilah 3 Waktu Ternyata Sangat Berbahaya Mandi, Baca di No 2 yang Sering Kita Lakukan

Terkait kebiasaan mandi, setiap orang memiliki waktu dan frekuensi mandi berbeda. Namun menurut Rasulullah SAW, mandi yang tepat sebanyak di waktu subuh atau sebelum subuh. Karena pada saat itu air mengandung ozon lebih tinggi, sehingga sangat baik untuk tubuh dan bisa membuat Anda awet muda, serta meningkatkan daya tahan tubuh.

Astaghfirullah! Inilah 3 Waktu Ternyata Sangat Berbahaya Mandi, Baca di No 2 yang Sering Kita Lakukan


Sebaliknya, ada tiga waktu yang seharusnya tidak boleh kamu lakukan untuk mandi. Apa saja?

1. Jangan Mandi 30 Menit Setelah Salat Ashar 


Di waktu itu kondisi darah dalam tubuh sedang panas, jika Anda mandi pada saat itu maka tubuh akan terasa lemah dan letih. Jadi kurangi mandi pada waktu ini jika ingin tetap sehat.


2. Jangan Mandi Setelah Magrib


Lebih baik pada waktu ini Anda disarankan tidak mandi lagi. Sebab pada pukul 18.00-19.00 kondisi jantung melemah sehingga jika Anda masih melakukan mandi akan sangat bahaya bagi kesehatan tubuh. Penyakit paru-paru basah pun akan menyerang tubuh anda.


3. Sesudah Isya hingga jam 12 malam


Di waktu ini seharusnya tubuh istirahat dan jantung tidak siap menerima siraman air pada jam tersebut. Bukan hanya itu penyakit rematik pun akan menyerang tubuh kamu kapan saja. Nah, mulai sekarang hindari mandi di 3 waktu tersebut yah.
jika artikel ini bermamfaat, silahkan share ke teman2 kamu, biar semunya tau

Menurut kAlian Mana yang Harus Di Utamakan? Menafkahi Istri Atau Ibu Kandung Terlebih Dahulu ? ini jawabannya bikin ANDA Melamun !! |

Mana yang Harus diutamakan? Menafkahi ISTRI?
Ataukah IBU KANDUNG?

Assalamualaikum wr. Wb.
Ustad/ustdzah saya Iva, wanita dan sudah menikah. Saya bekerja dan memiliki anak 1 masih balita. Saya ingin bertanya, bagaimana islam memandang apabila dalam rumah tangga istri harus memenuhi kebutuhan sendiri & anak, dikarenakan suami harus membyar cicilan pinjaman di bank & memberikan nafkah ke ibunya, sedangkan ibu mertua mampu & msih dapat nafkah dari bapak mertua & dari kakak ipar setiap bulannya.

Suami takut ibunya marah jika tidak dikasih. Jadi suami tidak bisa menafkahi istri dan anak. Apakah dalam islam berdosa ustad/ustdzah ? Apakah islam memandang apabila tidak memberi nafkah ke ibunya, suami saya berdosa ? Apakah tidak bisa memberi nafkah istri dan anak termasuk mendzalimi istri & anak ? Mana yang harus didahulukan istri & anak atau ibunya? Sblm menikah saya seorang yatim & saya juga msih menjadi tulang punggung keluarga untuk menafkahi ibu saya dan adik saya sampai saat ini. Bagaimana islam memandang permasalahan ini, mhon jwabanya ustad/ustadzah. Sukron. Wassalam,

Menurut kAlian Mana yang Harus Di Utamakan? Menafkahi Istri Atau Ibu Kandung Terlebih Dahulu ? ini jawabannya bikin ANDA Melamun !! |



Jawabannya adalah 
:
Assalamu alaikum wr.wb Alhamdulillahi Rabbil alamin. Washshalatu wassalamu ala Rasulillahi wa ala alihi wa shahbih ajmain. Amma ba'du:
Dalam Islam jelas bahwa seorang suami bertanggung jawab untuk memberikan nafkah kepada isteri dan anak-anaknya. Hal ini sebagaimana ditegaskan dalam Alquran surat an-Nisa ayat 34 dan al-Baqarah 233.

Meskipun kondisi isteri mampu, berkecukupan, bahkan kaya, kewajiban untuk memberikan nafkah keluarga tetap menjadi tanggung jawab suami, kecuali kalau isteri ridha dg keadaan yang ada. Namun jika tidak, dan suami tetap

tidak mau memberikan nafkah kepada isteri dan anak, maka sang suami berdosa. Rasul saw bersabda, "Cukuplah seseorang mendapat dosa jika ia menelantarkan orang yang menjadi tanggungannya."
Selanjutnya seorang suami memang dituntut untuk memberikan nafkah kepada isteri dan anak, serta kepada kedua orang tuanya jika mereka berada dalam kondisi membutuhkan dan kekurangan. Kalau suami bisa memenuhi kebutuhan mereka semua, maka wajib baginya untuk memenuhi.   islamberdakwah.com
Namun jika penghasilan atau hartanya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan semua, maka harus ada prioritas. Yaitu yang harus didahulukan adalah isteri dan anak yang memang berada dalam tanggung jawab utamanya sebagai seorang suami. Hal ini berdasarkan sabda Rasul saw, "Mulailah dari dirimu dengan bersedekah (memberikan nafkah) untuknya. Lalu jika ada yang tersisa maka untuk keluargamu (isteri dan anakmu). Jika masih ada yang tersisa, maka untuk karib kerabatmu (orang tua, saudara dst), dan begitu seterusnya."

Imam an-Nawawi berkata, "Apabila pada seseorang berhimpun orang-orang membutuhkan dari mereka yang harus ia nafkahi, maka bila hartanya cukup untuk menafkahi semuanya, ia harus menafkahi semuanya, baik yang dekat maupun yang jauh. Namun apabila sesudah ia menafkahi dirinya, yang tersisa hanya nafkah untuk satu orang, maka ia wajib mendahulukan isteri daripada karib kerabatnya yang lain...(Raudhah ath-Thalibin).

Melihat pada kasus Anda, hendaknya suami mendahulukan yang menjadi kewajibannya, yaitu menafkahi isteri dan anak. Jika kondisinya benar-benar tidak mampu menafkahi ibunya, maka suami tidak berdosa karena Allah tidak membebani seseorang di luar kemampuannya. Hanya saja, hal ini harus dibicarakan secara baik-baik disertai dg pemberian pemahaman. Kalau ibu masih tetap bersikeras untuk mendapat nafkah suami, sementara Anda sebagai isteri ridha demi untuk menjaga keutuhan dan kebahagiaan rumah tangga, maka Anda mendapatkan pahala yang besar insya Allah. Namun jika tidak ridha, Anda berhak untuk menuntut suami.

Semoga Allah memberikan keberkahan dan jalan keluar terbaik bagi Anda sekeluarga.
Wallahu a'lam.

Monday, October 31, 2016

Aa Gym Telah MenTegaskan Akan Bergabung dalam Aksi pemBela Islam pada tanggal 4 November 2016

Pimpinan Pondok Pesantren Daaru Tauhid Bandung KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) menyatakan akan ikut bergabung dalam aksi demonstrasi damai mengecam penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada 4 November 2016 mendatang. 

"Insya Allah Aa pun akan ikut bergabung pada tanggal 4 November 2016 juga dengan teman-teman dan mudah-mudahan menjadi amal Sholeh bagi kita semua" ujar Aa Gym melalui video yang diunggah di Page Facebook Tauhid Media kemudian di Share di Page Facebook pribadinya, ahad (30/10/2016).

Aa Gym berharap semoga rencana aksi tanggal 4 ini menggugah banyak pihak untuk sungguh-sungguh menyelesaikan ini dengan seadil-adilnya. Kepada aparat, kami sudah percaya bahwa akan menyelesaikan ini dengan baik. Namun jikalau terkesan lambat dan mengulur, maka inilah yang membuat umat Islam yang terluka hatinya dengan skandal

Aa Gym Telah MenTegaskan Akan Bergabung dalam Aksi pemBela Islam pada tanggal 4 November 2016


saudara Ahok ini semakin kecewa deng.an peristiwa ini, padahal sudah berulang kali Ahok mengatakan bahsa saya minta maaf kepada seluruh umat Muslim di indonesia, tapi nyatanya tidak diterima.

Menurut Aa Gym, dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok terkait ucapannya soal Surat Al Maidah ayat 51 bukanlah perkara sederhana. Karena itu, aparat harus menyikapinya dengan serius. 

"Semoga Pak Jokowi serius memandang permasalahan ini. Karena bagi umat Islam yang menyadari kemuliaan Alquran, kehormatan para ulama, benar-benar menganggap hal ini hal yang serius. Kekurangseriusan akan berdampak luas dan panjang," jelasnya. 

Aa Gym juga meminta Jokowi memberi perintah langsung ke Kapolri Jenderal Tito Karnavian agar menyelidiki kasus ini dengan cepat dan seadil-adilnya. Tidak boleh ada intervensi dari pihak manapun.

"Tentu saja kami sama sekali tidak menginginkan ada kerusuhan kerusakan di negeri yang kita cintai ini, tapi sumbernya itulah yang harus segera di atasi. Saya sepakat dengan Letnan Jenderal TNI (Purnawirawan) Johannes Suryo Prabowo yang saya baca dalam tulisannya, bahwa untuk menghentikan demo sebesar apapun tidak bisa dengan akal-akalan kecuali satu saja, yaitu menghilangkan penyebabnya," ujar Aa Gym.

Subhanallah Ternyata Suami yang Membantu Pekerjaan Istri Dirumah Berarti Dia Menghidupkan Para Sunnah Nabi

Syeikh Utsaimin rohimahulloh :

" Di antara tawadhu’nya Nabi -shollallohu ‘alaihi wasallam- ; apabila beliau dirumah, beliau menolong isterinya, memeras susu kambing, memperbaiki sandal, beliau membantu mereka dirumah mereka."


Subhanallah Ternyata Suami yang Membantu Pekerjaan Istri Dirumah Berarti Dia Menghidupkan Para Sunnah Nabi

Hal ini berdasarkan penuturan Aisyah -rodhiallohu ‘anha- saat di tanya apa yang dikerjakan Nabi -shollallohu 'alaihi wasallam- saat dirumah? : "Beliau dulu dalam pekerjaan isterinya", yaitu membantu isterinya.

Misalnya, bila seseorang di rumahnya, jadi termasuk sunnah, apabila dia bikin teh untuk dianya, memasak sendiri apabila dia dapat, membersihkan apa yang perlu dicuci, ini semua termasuk sunnah Nabi.

Bila anda melakukan hal itu, jadi anda akan mendapatkan pahala menjalankan sunnah.

Lantaran (anda lakukan hal itu untuk maksud) ikuti Rosul -shollallohu ‘alaihi wasallam- serta bertawadhu’ (merendah) pada Allah -azza wajall-.

Hal semacam ini akan menumbuhkan rasa cinta pada anda serta isterimu. Bila isterimu terasa anda banyak membantunya, pasti dia bakal mencintaimu serta dirimu bakal makin berharga di matanya. Serta ini adalah masalahat yang besar. "


Subhanallah Kisah Nyata Anak yang Durhaka Pada Ibunya Langsung Kena Azab Oleh Allah SWT

Seorang anak yang durhaka kepada Orang tuanya. Dia tidak hanya suka teriak-teriak di wajahnya, akan tetapi suka mencaci-maki. Ibunya yang telah tua, seringkali berdoa kepada Allah SWT agar Allah meringankan kekerasan dan kekejaman anaknya. Dia menjadikan ibunya sebagai pembantu yang membantu dan mengurusi semua kebutuhannya, sedangkan ibunya sendiri tidak membutuhkan pengurusan dan bantuannya. Betapa sering air matanya mengalir di kedua pipinya, berdoa kepada Allah SWT agar belahan hatinya mendapat hidayah sehingga menjadi anak yang berbakti pada orang tua.

Pada suatu hari si-anak menemui ibunya dengan raut wajah beram yang terlihat dari colot mata dan alis yang menyatu. Si-anak berteriak-teriak tepat di wajah ibunya, “Apakah ibu tak menyiapkan makanan ku?” Dengan segera ibunya mempersiapkan dan menghidangkan makanan si-anak. Akan tetapi, tatkala si-anak melihat makanan yang tidak disukai, bukan tetap memakannya, namun malah ia lemparkan ke tanah.

Ini Hasil gambar untuk foto anak yang menjadi buaya



Si-anak marah dan berkata dengan nada yang kumprang, “Sungguh, aku kena musibah dengan wanita yang sudah tua renta, aku tidak tahu, kapan aku bisa berlepas diri tua renta ini.” Ibunya menangis seraya berkata, “Wahai anakku, takutlah kamu kepada Allah terhadapku.

Tidakkah kamu takut kepada Allah? Tidakkah kamu takut akan murka dan kemarahanNya?”. Karena mendengar kata-kata ibunya tersebut, maka kemarahan si-anak pun semakin menjadi, si-anak memegang baju ibunya dan mengangkatnya. Dia mengguncang-guncang ibunya dengan kuat seraya menghardik, “Dengar, aku tidak mau dinasihati. Bukan aku yang mesti dibilang harus bertakwa kepada Allah.”ank durhaka

MASYA ALLAH.LIhatnya Merinding Banget, Ketika Mengetahui Ada Tukang Soto Yang Kaya Gini.SANGAT RUGI KALAU KALIAN TIDAK BACA !!

saya mampir di sebuah kedai Soto Ayam Madura di Jl.Raya Halim, Cililitan-Jakarta Timur… Saya memesan semangkok soto ayam dan duduk membaca koran menunggu macet yg belum juga terurai… maklum nasib karyawan yang pulang kerja selalu terjebak macet. Saya suka sekali makan soto apalagi di musim hujan begini hehehe…

Seorang ibu setengah tua dgn 2 anaknya yg masih Balita dengan penampilan sederhana tiba-tiba masuk ke kedai, ” Pak, berapa harga semangkok soto ?” tanya si ibu tersebut.

“10.000, Bu” jawab penjual soto sambil tersenyum…

” Kedua anak saya sungguh ingin makan soto, tapi uang saya hanya ada 7000 rupiah, maaf pak apa bisa dibuat 2 porsi


walau hanya kuah dan sedikit sohun, gak jadi masalah ” tanya si ibu sedikit ragu-ragu…

” Oh, mari bu silakan duduk ” kata bapak penjual soto.. lalu nggak sampai 5 menit, 3 mangkok soto berukuran besar sudah dihidangkan di depan…

” Tapi uang saya hanya 7000… Pak ?” Tanya ibu sekali lagi dgn sedikit ragu,..sang ibu masih punya harga diri untuk tidak meminta penuh… ” Oh..nggak apa apa bu, ibu bertiga makan saja dan simpan uang ibu “. . Ibu itu tersenyum dan kemudian membungkukkan tubuhnya…

Saya tersenyum kagum, melihat kebaikan penjual soto.. saya pun kembali meneruskan makan saya… sekitar 15 menit, si ibu dan kedua anaknya pun beranjak pergi sambil mengucapkan terimakasih yg tidak terhingga kepada si bapak penjual soto.

Kemudian seorang pemuda sepertinya keturunan Tionghoa yg dari tadi duduk cuek di pojokan yg sambil main smartphonenya tiba-tiba membayar kepada si penjual soto dengan uang Rp. 100.000 dan kemudian pergi begitu saja.

“Mas, ini kembaliannya”, ujar si penjual soto.

“Saya makan 1 mangkok dan 1 bungkus kerupuk sama teh manis ya, nah sisanya untuk bayar soto si ibu dan 2 anaknya tadi ya bang”, kata pemuda itu sambil menghidupkan sepeda motor maticnya dan kemudian beranjak pergi sambil menerobos hujan…

Saya benar-benar terpesona, dgn kebaikan-kebaikan yg dihadirkan Tuhan di depan mata saya…

Si ibu miskin yang jujur serta tidak meminta-minta, si bapak penjual soto yang baik hati serta pemuda yg pemurah. Dan saya sendiri ikut kecipratan kebahagiaan karena melihat kejadian itu…

Jika saja setiap orang tdk melulu menggunakan Hukum Dunia, Untung dan Rugi.. Tentu pintu-pintu kesempatan, keberkahan akan banyak dibuka oleh Tuhan YME…

Jika saja setiap orang lebih dahulu MEMBERI bukan meminta, dunia akan punya banyak WARNA yg INDAH..”

Tolong sebarkan kisah ini…

Suami yang malas bekerja wajib baca ini !! Menurut Pandangan Islam Hukumnya Istri yang Mencari Nafkah Buat Suami Yang NGANGGUR

Wanita ini seorang karyawan di perusahan percetakan di daerah Yogyakarta. Gajinya jauh dari makan cukup jika takarannya jumlah. Namun, dia tidak memiliki banyak pilihan untuk berpindah kerja, mengingat ijazah formalnya yang hanya setingkat sekolah menengah atas.

Kebutuhannya semakin banyak ketika dia memutuskan untuk menikah. Awal-awal pernikahan, keduanya cukup dengan jumlah penghasilan yang sedikit. Tapi kondisi benar-benar berbeda setelah lahir anak pertama. Pengeluaran makin tidak bisa terbendung sampai anak ketiganya lahir.

Beruntungnya, dia mendapatkan dukungan penuh dari istrinya. Seorang wanita shalihah yang percaya penuh dengan kepemimpinan suaminya. Hingga dalam sebuah musyawarah penuh hangat nan romantis, keduanya sepakat untuk membuka warung makan angkringan dengan tagline halalan thayyiban.



Sang istri mempersiapkan segalanya di siang hari sembari menunggu suaminya pulang bekerja. Setelah sampai rumah, sang suami segera mempersiapkan barang dagangan yang digelar


Diriwayatkan dari sumber yang terpercaya, hasil berjualan ini di luar dugaan. Melimpah. Insya Allah berkah. “Jumlahnya tiga kali lipat jika dibanding gaji di perusahaan tempat bekerja.”

Para suami hendaknya menjadikan kisah nyata ini sebagai rujukan. Mulailah dengan mengubah paradigma bahwa bekerja adalah salah satu ibadah. Hukumnya wajib untuk memenuhi nafkah bagi istri dan anak-anak. Di tahap ini, urusan seorang laki-laki hanya berusaha sebagai wujud ibadah. Tak lebih dari itu.

Selanjutnya, tanamkan di dalam nurani, jangan sampai merasa memenuhi kebutuhan istri dan anak-anak atau memberi makan kepada mereka. Sebab hakikatnya, Allah Ta’ala yang menjamin rezeki bagi seluruh hamba-Nya. Manusia hanya dijadikan perantara dan itu tidak harus dari orang terdekat.

Setelah bekerja, kewajiban telah ditunaikan. Barulah berpikir tentang kualitas ibadah yang seharusnya, agar ibadah kita diterima dan memiliki dampak dalam kehidupan sehari-hari.

Jika pemahaman tauhid seperti ini sudah terbentuk, hasil tak pernah menjadi permasalahan. Sebab manusia tidak punya wilayah dalam menentukan hasil. Hasil adalah kekuasaan Allah Ta’ala. Dia berkehendak untuk memberikan kepada siapa yang dikehendaki dan Berkehendak pula untuk menahan dari siapa yang dikehendaki.

Maka kepada siapa pun yang merasa laki-laki, apalagi telah mengambil amanah sebagai suami, jangan bermalas diri. Bergegaslah menyambut karunia Allah Ta’ala yang lebih luas dari langit bumi dan apa yang ada di antara keduanya.

Seseorang yang memasuki gerbang rumah tangga otomatis diikuti dengan hak dan kewajiban masing-masing. Di antara kewajiban seorang suami adalah memberi nafkah lahir dan batin. Kewajiban sang suami juga menjadi hak seorang istri.

Pada era modern, khususnya di Indonesia, wanita mendapat akses penuh dalam pendidikan dan pekerjaan. Hasilnya istilah wanita karier sudah sangat akrab di telinga kita.

Saat menjumput takdir menikah, hak seorang wanita dibatasi oleh hak lelaki yang menjadi suaminya. Tuntutan bekerja tidak lagi wajib bagi seorang wanita. Seorang laki-laki mengambil tanggung jawab itu selepas akad nikah terucap.

Namun, karena situasi dan kondisi, seperti PHK, pendidikan rendah, atau bahkan faktor kemalasan, suami memilih tidak bekerja pada saat istri mapan dalam mencari nafkah. Bolehkah peran suami-istri tersebut ditukar?

Mencari Nafkah Kewajiban Suami


Kewajiban suami dalam mencari nafkah tetap tidak berubah. Allah SWT berfirman dalam surah an-Nisaa’ ayat 34, “Kaum laki-laki adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (wanita). Dan karena mereka (laki-laki) menafkahkan sebagian harta mereka…”

Dalam ayat ini jelas disebutkan jika kewajiban memberi nafkah ada di pundak laki-laki. Seorang suami harus berusaha sekuat kemampuannya untuk memberi nafkah kepada istrinya. Meski kondisi sedang sulit, kewajiban ini tidak lantas gugur dengan sendirinya. Bahkan, jika ia sengaja tidak bekerja maka beberapa ulama menggolongkan perbuatannya masuk dosa besar.

Rasulullah SAW bersabda, “Cukuplah seseorang itu dikatakan berdosa jika menahan makan (upah dan sebagainya) orang yang menjadi tanggungannya.” (HR Muslim).

Di sisi lain baik seorang laki-laki itu bekerja atau tidak, ia tetap pemimpin dari istrinya. Artinya meski memiliki penghasilan, seorang wanita tidak boleh merendahkan atau menolak taat kepada suaminya. Sepanjang perintah sang suami tidak dalam bentuk kemaksiatan.


Status Penghasilan Istri 

Harta yang dihasilkan dari pekerjaan istri sepenuhnya milik istri. Jika ia menggunakannya untuk menafkahi keluarga maka itu termasuk sedekah dan kemuliaan.

“Apabila seorang Muslim memberikan nafkah kepada keluarganya dan dia mengharap pahala darinya maka itu bernilai sedekah.” (HR Bukhari).

Mengenai hukum wanita bekerja, Syekh Yusuf Qaradhawi memandang hukumnya diperbolehkan. Bahkan, bisa menjadi sunah atau wajib jika wanita tersebut membutuhkannya.

Seperti dalam kondisi ia seorang janda, sedangkan tidak ada anggota keluarganya yang mampu menanggung kebutuhan ekonomi.

Selain itu, dalam sebuah keluarga, kadang diperlukan seorang wanita membantu ekonomi suaminya yang masih kekurangan, menghidupi anak-anak atau ayahnya yang telah tua renta. Seperti dalam cerita yang termaktub dalam surah al-Qashash ayat 23. “…kedua wanita itu menjawab, ‘Kami tidak dapat memberi minum ternak kami sebelum penggembala-penggembala itu memulangkan ternaknya, sedang bapak kami termasuk orang tua yang lanjut umurnya.”

Juga kisah Asma’ binti Abu Bakar biasa membantu suaminya, Zubair bin Awwam, mengurus kuda, menumbuk biji-bijian untuk dimasak, kadang ia memanggulnya di atas kepala dari kebun yang jauh dari Madinah.

Syarat Muslimah Bekerja

Meski diperbolehkan bekerja, ada beberapa syarat, menurut Syekh Qaradhawi, yang wajib dipenuhi.

Pertama, pekerjaan tersebut tidak melanggar syariat, seperti bekerja di bar-bar yang menghidangkan minuman keras, bekerja melayani lelaki bujang, atau pekerjaan yang mengharuskan ia berkhalwat dengan laki-laki.

Kedua, seorang wanita mestilah menaati adab-adab ketika keluar rumah jika pekerjaannya mengharuskan ia bepergian. Ia harus menahan pandangan dan tidak menampakkan perhiasaan (QS an-Nur [24]:31).

Ketiga, ia tidak boleh mengabaikan tugas utamanya untuk mengurus keluarga. Jangan sampai kesibukan bekerja menyebabkan suami dan anak-anaknya telantar.

Dr Abd al-Qadr Manshur mengatakan, wanita yang bekerja mestilah memperhatikan faktor fisik. Wanita dianjurkan tidak melakukan pekerjaan berat maupun yang berisiko.

Hal ini bukan untuk menghalangi atau membatasi. Anjuran itu terkait pula dengan tugas alamiah wanita, seperti melahirkan, menyusui, dan menjaga keluarga.

Wajib Kamu Baca Hukum Mengubur Ari-Ari Bayi dalam Islam yang belum ketahui OLEH Masyarakat,

Terdapat kebiasaan di masyarakat tatkala seorang ibu melahirkan bayi. Biasanya pihak keluarga akan mengubur ari-ari atau plasenta ketika bayi sudah lahir.

Ari-ari tersebut biasanya dikubur di sudut rumah dekat pintu masuk utama. Tetapi, terdapat beberapa perbedaan perlakuan dalam penguburan ari-ari, tergantung kebiasaan di masing-masing daerah.

Wajib Kamu Baca Hukum Mengubur Ari-Ari Bayi dalam Islam yang belum ketahui OLEH Masyarakat,
tempat menanam ari-ari biasanya diberi penerangan, bisa lampu minyak atau listrik. Ada juga yang memberi bunga, bahkan beberapa barang berharga di atas tempat penguburan ari-ari, termasuk juga memberikan kurungan.

Lantas, bagaimana Islam memandang kebiasaan ini?


Pada hakikatnya penanaman ari-ari ini dibenarkan dalam Islam bahkan disunnahkan. Akan tetapi menyertakan berbagai benda yang bernilai dianggap tidak baik. Karena termasuk dalam kategori tabdzir (menghamburkan).

hukum sunnah mengubur ari-ari terdapat keterangan dalam kitab Nihayatul Muhtaj



وَيُسَنُّ دَفْنُ مَا انْفَصَلَ مِنْ حَيٍّ لَمْ يَمُتْ حَالاًّ أَوْ مِمَّنْ شَكَّ فِي مَوْتِهِ كَيَدِ سَارِقٍ وَظُفْرٍ وَشَعْرٍ وَعَلَقَةٍ ، وَدَمِ نَحْوِ فَصْدٍ إكْرَامًا لِصَاحِبِهَا. 



“Dan disunnahkan mengubur anggota badan yang terpisah dari orang yang masih hidup dan tidak akan segera mati, atau dari orang yang masih diragukan kematiannya, seperti tangan pencuri, kuku, rambut, ‘alaqah (gumpalan darah), dan darah akibat goresan, demi menghormati orangnya”.

Adapun tentang haramnya tabdzir sehubungan dengan menyetakan segala benda di lingkungan kubur ari-ari terdapat dalam Hasyiyatul Bajuri:

(المُبَذِّرُ لِمَالِهِ) أَيْ بِصَرْفِهِ فِيْ غَيْرِ مَصَارِفِهِ (قَوْلُهُ فِيْ غَيْرِ مَصَارِفِهِ) وَهُوَ كُلُّ مَا لاَ يَعُوْدُ نَفْعُهُ إِلَيْهِ لاَ عَاجِلاً وَلاَ آجِلاً فَيَشْمَلُ الوُجُوْهَ المُحَرَّمَةَ وَالمَكْرُوْهَةَ.

 “(Orang yang berbuat tabdzir kepada hartanya) ialah yang menggunakannya di luar kewajarannya. (Yang dimaksud: di luar kewajarannya) ialah segala sesuatu yang tidak berguna baginya, baik sekarang (di dunia) maupun kelak (di akhirat), meliputi segala hal yang haram dan yang makruh”.

Demikian keterangan ini diambil dari buku Ahkamul Fuqaha’ Solusi Problematika Umat yang memuat hasil keputusan Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama dari 1926-2010.

Sumber dari: nu.or.id